Minggu, 19 Mei 2013

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran, diresmikan pada tahun 1980, adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia (sebelah utara Banyuwangi). Nama dari Taman Nasional Baluran diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu gunung Baluran. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan. Tak ayal banyak orang menyebut Taman Nasional ini sebagai Afrika-nya Indonesia.

Potensi Kawasan

Keadaan topografi bervariasi dari datar sampai berbukit-bukit dengan puncak tertinggi gunung Baluran (±1.247 m dpl). Dengan ketinggian tempat antara 0 – 1.247 m, kawasan ini memiliki iklim bertipe Monsoon dengan curah hujan antara 900-1.600 mm/tahun dan suhu udara antara 27° – 30° Celcius.

Banteng (Bos javanicus)

Taman Nasional Baluran memiliki padang savana alamiah 40% dari luas kawasan, hutan mangrove, pantai, payau/rawa dan musim. Tumbuhan yang khas Baluran adalah Widoro bekol (Zyzyphus rotundifolia) dan tumbuhan yang lain seperti Asam (Tamarindus indica), Gadung (Dioscorea hispida), Kemiri (Aleuritas moluccana), Gebang (Corypha utan) dan lain-lain.

Gerombolan Sapi di Taman Nasional Baluran

Terdapat 155 jenis burung yang sudah langka antara lain Walet ekor jarum (Hirundapus caudutus), Banteng (Bos javanicus), Ajag (Cuon alpinus), Kijang (Muntiacus muntjak), Rusa (Cervus timorensis russa), Kerbau liar (Bubalus bubalis), Burung merak (Pavo muticus), Ayam hutan merah (Gallus sp.), Macan tutul (Panthera pardus), Kucing bakau (Prionailurus viverrinus) dan lain-lain.

Paket Wisata dan Fasilitas Yang Ditawarkan

Taman Nasional Baluran memiliki beberapa obyek dan daya tarik wisata alam yang cukup beragam, terdiri dari kombinasi berbagai bentang alam mulai dari ekosistem laut hingga pegunungan, savana, dan keanekaragaman jenis satwa dan tumbuhan.
Beberapa daerah di Taman Nasional Baluran yang sering dikunjungi wisatawan dan masyarakat untuk berbagai keperluan terutama yang dimanfaatkan sebagai daerah tujuan wisata antara lain: Gua Jepang, Curah Tangis, Sumur Tua, Evergreen Forest, Bekol, Bama, Manting, Dermaga, Kramat, Kajang, Balanan, Lempuyang, Talpat, Kacip, Bilik, Sejileh, Teluk Air Tawar, Batu Numpuk, Pandean, dan Candi Bang. Adapun wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Baluran meliputi wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara.

Taman Nasional Baluran

Dari berbagai obyek wisata yang ada di Taman Nasional Baluran sebagian telah dikembangkan menjadi produk wisata, antara lain Gua Jepang, Curah Tangis, Visitor Centre, Candi Bang, Savana Semiang, Savana Bekol, Evergreen Forest Bekol, dan Pantai Bama.
Di kawasan Batangan terdapat situs peninggalan sejarah berupa Gua Jepang, lokasi makam putra Maulana Malik Ibrahim, atraksi tarian burung merak pada musim kawin antara bulan Oktober – November. Fasilitas yang ada di sini antara lain pusat informasi dan Camping Ground.
Di savana Bekol dan Semiang, anda bisa mengamati aneka satwa seperti ayam hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, dan burung. Fasilitas yang ada di sini antara lain wisma peneliti, wisma tamu, dan menara pandang. Kawasan Manting dan Air Kacip memiliki sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun, dan merupakan habitat macan tutul. Sementara bila anda ingin menikmati wisata bahari, anda bisa datang ke pantai Bama. Di sini anda bisa melihat matahari terbit, memancing ataupun snorkling, selain itu anda juga bisa menyaksikan atraksi perkelahian antar rusa jantan saat musim kawin pada bulan Juli dan Agustus serta atraksi kawanan kera abu-abu yang memancing kepiting/rajungan dengan ekornya pada saat air laut surut.

Pantai Bama

Anda juga bisa naik sampan di laut yang tenang dan melihat berbagai jenis ikan hias di kawasan Popongan. Di lokasi ini juga terdapat fasilitas pengamatan burung migran yang bisa anda niknati sambil naik sampan. Sedangkan di Curah Tangis anda bisa berolahraga panjat tebing dengan tinggi 10-30 meter, dan kemiringan sampai 85%.
Fasilitas yang tersedia antara lain kantor, pondok kerja, pesanggarahan, shelter, jalan trail, menara pandang yang sangat cocok untuk fotografi. Fasilitas penginapan di Taman Nasional Baluran dapat ditemukan di Bekol dan pantai Bama, sangat disarankan untuk konfirmasi dengan petugas Taman Nasional apabila berencana bermalam, untuk menyediakan logistik selama waktu bermalam.

Matahari Terbit Di Pantai Bama

Rute Ke Lokasi Taman Nasional

Bagi anda yang bertempat tinggal di kota-kota sebelah barat kota Surabaya. Anda bisa menggunakan kereta api jurusan Surabaya, setelah itu dari Surabaya anda akan naik kereta api Mutiara Timur atau Sri Tanjung berangkat dari Stasiun Gubeng menuju Banyuwangi (Stasiun Pasar Turi tidak ada jadwal keberangkatan kereta menuju Banyuwangi).
Setelah tiba di stasiun Ketapang Banyuwangi silahkan naik angkot/ojek menuju terminal Ketapang (± Rp. 3.500), selanjutnya dari terminal Ketapang naik bis (AKDP) jurusan Situbondo/Surabaya (± Rp. 5.000) lalu bilang ke kondekturnya turun di Batangan (setelah kec. Wongsorejo). Di situ anda akan turun pas di depan gerbang utama Taman Nasional Baluran.

Taman  Nasional Baluran

SUmber : http://nusantara.asia/

0 komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Follow by Email